Pada hari Minggu pagi kemarin, akhirnya, sesudah sekian bulan tidak ketemu, saya ketatap muka dengan Pak Joyoboyo. Gabrus! Ténong pènggèng èyèm legendaris yang berwarna biru luntur itu segera dibongkar dengan irama tangan seorang Dursasana. Srêêt, srêêt, grobyak! Dan terbukalah ténong itu dan nampaklah seketika pemandangan yang sudah sekian lama saya rindukan. Dhådhå mênthok, paha, gêndhing […]

Beri peringkat:

Canberra yang tempo hari saya laporkan selalu dalam suasana ‘bagaikan dikalahkan garuda’ saking sepinya, juga suatu ibukota negara yang mengerikan bersihnya. Nyaris tidak ada kertas, daun atau ranting yang tercecer di jalan, apalagi gundukan sampah di sana-sini. Tidak ada. Jalan-jalan yang rata aspalnya, halus anti benjolan, memberi kesan tiap 3 menit disapu dengan sapu lidi. […]

Beri peringkat:

Mr. Rigen, dirjen kitchen cabinet saya yang setia itu, mengirim surat kepada saya di Canberra. Saya agak terkejut bercampur dengan kagum akan resourcefulness-nya. Dari mana dia mengetahui alamat saya? Saya belum pernah berkirim surat sêcuwil pun kepadanya. Pastilah atas inisiatif sendiri, dia mencari tahu alamat saya. Bertanya ke kantor, menginterogasi berbagai orang dan oknum, telpon […]

Beri peringkat:

Bahasa Inggris, seperti bahasa-bahasa lain di dunia, sering membuat kaget-kaget kita. Kita sering berlagak sok tahu, mentang-mentang kita sudah belajar dan memakai bahasa itu sekian tahun lamanya, kadang-kadang dibikin terkejut oleh istilah-istilah yang di luar dugaan artinya. Ternyata bahasa Inggris juga kenal déså måwå cårå, kuthå måwå tåtå alias lain ladang lain belalang, lain lubuk […]

Beri peringkat:

Karena sekarang saya sedang berada di Canberra, tentu saja saya juga merayakan tujuh belasan di Canberra. Pagi-pagi saya sudah di-sampêr pergi ke kedutaan besar untuk ikut upacara bendera. Satu upacara yang sejak saya lèngsèr kêprabon jadi priyagung pemerintah pusat 22 tahun yang lalu, tidak pernah saya ikuti. Paling upacara kerek bendera di rumah menyaksikan Mr. Rigen anak-beranak melaksanakannya di halaman […]

Beri peringkat:

Tujuh belasan sudah di ambang pintu lagi. Itu berarti Mr. Rigen & family akan banyak terlibat dalam ritual tahunan tersebut. Menjadi panitia perayaan tujuh belasan kampung merangkap jadi wasit lomba adu cepat makan bubur katul panas ditaburi kacang goreng setengah matang yang masih panas juga. Kemudian masih juga merangkap jadi macan bola kesebelasan P(ersatuan) J(ongos) […]

Beri peringkat:

Gara-gara Beni Prakosa sering diundang ke rumah temannya yang memiliki parabola, Beni jadi lebih kritis melihat TVRI di rumah. Tiba-tiba dia berpendapat bahwa TVRI itu sangat membosankan siarannya. Gambarnya tidak jelas, sering bruwêt dan byar-byar-byar, acaranya omong melulu, siaran beritanya tidak menarik, si Unyil membosankan, Aneka Ria Safari musiknya dangdut melulu, gerutu Beni terus-menerus. Yang […]

Beri peringkat:

Waktu saya pulang ke Betawi, saya sak gotrah sempat pergi menonton OKB-nya Riantiarno. OKB seperti kita semua tahu, berarti Orang Kaya Baru, istilah yang sesungguhnya sudah lama jadi istilah di Negara kita. Seingat saya, sudah sejak saya masih sekolah di tahun lima puluhan, istilah OKB itu berfungsi di masyarakat kita. Waktu itu, seingat saya, mobil […]

Beri peringkat:

Gara-gara dampak yang dahsyat dari Kongres Bahasa Jawa, sepulang dari Semarang saya menjadi Jawa kembali. Cara berjalan saya menjadi Jawa, sedikit merunduk-runduk dan kepala bergerak lentur maju mundur seperti burung bangau berjalan. Sebentar-sebentar tersenyum meringis sembari mengeluarkan suara pelan mengulum, héh-héh-héh-héh, seperti orang Jawa ketika mereka bereaksi terhadap apa dan siapa saja, baik negatif maupun […]

Beri peringkat:

Gara-gara koran Kedaulatan Rakyat ikut memberitakan cerita majalah Forbes tentang daftar orang kaya sedunia, dan menempatkan Om Liem Sioe Liong menduduki peringkat ke-64, sedikit di bawah gembong kokain Pablo Escobar, P(ersatuan) J(ongos) J(ongos) di kompleks perumahan saya juga mengumumkan daftar ranking para majikan mereka. Daftar itu rupanya dibuat menurut model urutan yang dibuat oleh majalah […]

Beri peringkat:

akar rumput

tulisan ala kadarnya refleksi kehidupan dari akar rumput

My not–so–Secret Journal

thoughts, feelings, desires, passion, and some rambling!

PAUS ANTARTIKA

Kita akan bertahan!™

The BroNeo

cerita biasa dari orang biasa

Munajat Sang Pendamba

Tuhanku, gemintang langit-Mu telah tenggelam, Semua mata makhluk-Mu telah tertidur, tapi pintu-Mu terbuka lebar buat pemohon kasih-Mu. Aku datang menghadap-Mu memohon ampunan-Mu, Kasihi daku . . . .

ZeDeen

Rumahku Katanya Sih Surgaku : tentang perjalanan hidup lelaki kecil dan bahteranya

jendelakusam

"Pendar mata Sebuah catatan tolol, tentang perjalanan kehidupan dan segala macam penghidupannya"

lagilagi81.wordpress.com/

KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Counting Down

The journey of my life...

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com