Senin sore kemarin, idola saya Mas Doktor Prasodjo Legowo mampir ke rumah, sehabis lembur di kantornya. Sering saya tidak habis pikir, apa saja sih yang dilemburkan oleh seorang matematikus ulung seperti beliau. Dalam bayangan saya, seorang matematikus jenius seperti Mas Doktor Prasodjo Legowo itu akan memecahkan problem-problem matematika dengan begitu saja tanpa harus berkeringat dan […]

Beri peringkat:

Waktu saya pulang dari kunjungan rutin ke Jakarta sambil check kesehatan yang mulai mrèthèli pada usia laruik sanjo ini, saya temui Mr. Rigen juga baru pulang dari menengok orang-tuanya di desa. Seperti telah saya laporkan tempo hari, staf saya itu tidak pulang pada hari Lebaran karena kudu jaga pos di kerajaan saya. “Ada kabar apa […]

Beri peringkat:

Waktu saya pulang dari Jakarta untuk lebaran dengan keluarga saya, saya dapati Mr. Rigen & family sudah pada siap berderet di teras menyambut kedatangan saya. Mereka berderet bagaikan sederet pejabat berbagai eselon yang dipacak baris di lapangan terbang Adi Sucipto untuk menyambut kedatangan seorang menteri. “Selamat datang, Pak Ageng. Minal aidzin wal faizin.” “Yo, yo. […]

Beri peringkat:

Kadang-kadang saya bingung juga mendudukkan idola saya, Prof. Dr. Lemahamba, M.A, M.Ed, M.Sc, etc, etc … itu. Orangnya jelas cemerlang, kreatif dan innovative – terutama dalam mengendus tanah-tanah yang mau digusur atau mau dijual murah – pemurah dan tidak cêthil, sêkakar atau tidak kikir dalam membagi pengetahuannya. Idenya untuk mewaskatkan batur-batur dan mem-batur-batur-kan waskat jelas […]

Beri peringkat:

Tholo-Tholo, adik Beni Prakosa, adalah anak yang berbahagia. Bagaimana tidak, pada usianya yang baru tiga tahun itu dia adalah raja di rumah kami. Tentu bukan raja absolut murni. Dia adalah raja yang semi-konstitusional. Dikatakan semi-konstitusional karena meski ada konstitusi yang lengkap dengan Pembukaan dan Mukadimahnya, yang dulu telah saya ciptakan bersama seorang co-founding father dan […]

Beri peringkat:

Siang hari di musim panas  begini memang hangudubillah syaiton rasanya. Panas, prampang, tapi keringat tidak keluar. Lha, wong puasa. Air tubuh kita pada menguap keluar sampai membikin tubuh kita jadi kering-kerontang, bagaikan dendeng sapi. Bagi tubuh-tubuh yang gendut seperti saya, tubuh itu jadi nampak seperti dendeng gajih, keras ning juga lintrêk-lintrêk. Jam sesiang itu juga […]

Beri peringkat:

Beni Prakosa, yang pada tahun ini akan berumur tujuh tahun, sesumbar kepada orang tuanya bahwa dia akan puasa penuh. “Saya rak sudah besar to Pak, Bu. Sudah harus bisa puasa sampai sore.” “Wah, hebat, Lé. Sejak kapan kamu punya tekad begitu?” “Di sekolah kami suka ejek-ejekan, Pak.” “Ejek-ejekan bagaimana?” “Beni masih kapir, Beni masih kapir. […]

Beri peringkat:

Dalam usianya yang 54 tahun serta cucu yang berjumlah 7 orang, dia masih tampil segar dan semarak. Dengan penuh percaya diri dia melangkah mantap menuju panggung. Wireless di tangan ditentengnya dengan ringan, senyumnya yang ceria dan genit dilemparnya kepada hadirin. Kemudian waktu kakinya mulai menyentuh panggung, seketika wireless itu didekatkan ke mulutnya, tubuhnya dibalikkannya ke […]

Beri peringkat:

Seperti telah dikabarkan dalam tulisan sebelumnya, Mr. Rigen memaklumkan perang dhådhå mênthok kepada Pak Joyoboyo. Mereka menyambut Perang Teluk atau Operasi Badai Gurun itu dengan satu pertaruhan. Mr. Rigen pegang Saddam, Pak Joyoboyo pegang Bush. Adapun taruhannya dhådhå mênthok dalam ténong Pak Joyoboyo. Yang kalah mesti memborong dhådhå mênthok sak ténong itu. Maka pada hari […]

Beri peringkat:

Sebelum berangkat ke lapangan terbang, saya memerintahkan Mr. Rigen singgah dulu di Nyonya Suharti untuk menyambar beberapa ekor ayam goreng beserta ati rêmpêlo dua porsi. Sesudah dapat, di dalam jip Mr. Rigen meng-grêndêng, “Mbak Gendut itu, lho. Wong di Jakarta sudah ada beberapa Nyonya Suharti, belum lagi têdhak-turun-nya Mbok Berek dan lain-lain, kok ya masih […]

Beri peringkat:

ngaji di Nottingham

tulisan ala kadarnya untuk kenang-kenangan hidup

My not–so–Secret Journal

thoughts, feelings, desires, passion, and some rambling!

PAUS ANTARTIKA

Kita akan bertahan!™

The BroNeo

cerita biasa dari orang biasa

Munajat Sang Pendamba

Tuhanku, gemintang langit-Mu telah tenggelam, Semua mata makhluk-Mu telah tertidur, tapi pintu-Mu terbuka lebar buat pemohon kasih-Mu. Aku datang menghadap-Mu memohon ampunan-Mu, Kasihi daku . . . .

ZeDeen

Rumahku Katanya Sih Surgaku : tentang perjalanan hidup lelaki kecil dan bahteranya

jendelakusam

"Pendar mata Sebuah catatan tolol, tentang perjalanan kehidupan dan segala macam penghidupannya"

KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Counting Down

The journey of my life...

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 373 pengikut lainnya