Minggu sore kemarin, menjelang senja, tiba-tiba begitu saja ada seorang laki-laki, tinggi besar, hènsêm, rambut panjang diikat gaya kadal-mènèk abad ke-19, celana jeans bluwêk baggy, kaos hèm merk Polo, berdiri di ambang pintu. Hujan memang sedang turun rintik-rintik, tetapi meski mendung, sinar matahari bisa menembusnya hingga suasana candikålå. Saya kaget dan agak mrinding. Kok begitu […]

Beri peringkat:

Sore-sore sembari duduk di lincak, kursi bambu panjang tradisi petani Jawa, saya menikmati pemandangan Beni Prakosa dan Tholo-Tholo sedang bermain kejar-kejaran di lapangan rumput. Mr. Rigen datang membawa teh dan ketela rebus. Angin semilir membawa udara segar, sisa dari hujan siang sebelumnya. Duduk di lincak dengan snack seperti itu, otomatis mendorong naluri petani saya dari […]

Beri peringkat:

Hari Minggu sore kemarin, Prof. Lemahamba, M.Sc., M.A., M.Ed., etc, etc, … tumbèn muncul ke rumah. Sudah agak lama juga beliau tidak menyempatkan diri singgah ke rumah. Suara BMW metalic beliau yang mak klênyêr itu masih saja membuat kami gragapan, kaget, setiap mobil itu mak plênyus tahu-tahu sudah masuk halaman, diparkir di pinggir teras. Beni […]

Beri peringkat:

Minggu kemarin, Pak Joyoboyo, salesman merangkap sales manager Pènggèng Eyèm Inc., PTE, Berhad, akhirnya saya persilakan untuk mampir ke rumah. Saya bilang ‘akhirnya’ karena sejak saya proklamasikan kepada beliau bahwa saya mengidap penyakit gula dan hanya setiap tahun Dal saya akan mengundang beliau, beliau justru meningkatkan operasi psywar alias perang urat syaraf mondar-mandir di depan […]

Beri peringkat:

Minggu siang kemarin, tokoh idola saya Dr. Prasodjo Legowo bersama mBakyu, begitu saja nyêlonong masuk ke halaman rumah saya. Suara èbrèk èwèr-èwèr, èbrèk èwèr-èwèr dari Honda bebek mereka yang khas itu tidak bisa dicolong lagi. Bagaimana bisa?! Di jaman di mana para dosen dan propésok sudah memiliki Super Kijang, Toyota Twin Cam, bahkan orang seperti […]

Beri peringkat:

Malam itu, di airport Adisucipto, saya lihat wajah Mr. Rigen nampak mrêngut bin mbêthuthut. Tanpa wajah cerah sumringah direbutnya tas cangklong saya. Di-glandhang-nya tangan Tholo-Tholo, yang seperti biasa me-nginthil bapaknya ke airport. Kemudian langsung berjalan ke jip legendaris yang semangkin kelihatan butut di antara deretan mobildi airport itu. Grobyak! Tas cangkolong saya dan Tholo-Tholo dilempar […]

Beri peringkat:

Gara-gara majalah Editor membuat berita bahwa saya sekarang sudah bankable, terbukti dari sekilas credit card silver dari Citibank yang mereka lihat waktu saya terpaksa membayari mereka makan malam di Horison, saya mengalami transformasi budaya yang dahsyat. Mula-mula punya credit card itu sesuatu yang terpaksa. Gara-gara terus menerus dibikin malu di berbagai hotel di luar negeri, […]

Beri peringkat:

Seperti telah saya duga, dan sudah saya bocorkan juga kepada pembaca, malam terakhir tahun lama menjelang tahun baru saya lewatkan bersama istri, anak, mantu dan cucu dengan tiduran klékaran di depan TV. Tangan-tangan kami yang berjumlah sepuluh lonjor itu, empat belas bila tangan-tangan cucu masuk hitungan, sekali-sekali akan menyelonong menjangkau pentol-pentol TV gonta-ganti men-switch TVRI-RCTI […]

Beri peringkat:

Gara-gara manusia menciptakan hitungan waktu kalau satu tahun itu terdiri dari dua belas bulan, kemudian membayangkan hidup disekat-sekat dalam kamar-kamar tahunan, manungså menciptakan mitos akhir tahun. Pada tanggal terakhir bulan ke dua belas itu mereka perlu, misalnya, bikin perhitungan-perhitungan. Perhitungan tentang ketiban rejeki berapa kali dalam dua belas bulan terakhir, jêblok berapa kali makelarannya, ketemu […]

Beri peringkat:

Kalau dihitung-hitung, sudah kurang lebih satu tahun, ya sa-tu ta-hun, Pak Narto siterist, pemain siter, bertaraf internasional itu tidak singgah untuk menggelar soiree, pagelaran konser, di teras rumah saya, di depan lincak bambu saya yang legendaris itu. Pak Narto itu seorang roving ambassador, duta keliling, musik tradisi Jawa dengan berjalan dan berjalan menyusuri baik jalan-jalan […]

Beri peringkat:

akar rumput

tulisan ala kadarnya refleksi kehidupan dari akar rumput

My not–so–Secret Journal

thoughts, feelings, desires, passion, and some rambling!

PAUS ANTARTIKA

Kita akan bertahan!™

The BroNeo

cerita biasa dari orang biasa

Munajat Sang Pendamba

Tuhanku, gemintang langit-Mu telah tenggelam, Semua mata makhluk-Mu telah tertidur, tapi pintu-Mu terbuka lebar buat pemohon kasih-Mu. Aku datang menghadap-Mu memohon ampunan-Mu, Kasihi daku . . . .

ZeDeen

Rumahku Katanya Sih Surgaku : tentang perjalanan hidup lelaki kecil dan bahteranya

jendelakusam

"Pendar mata Sebuah catatan tolol, tentang perjalanan kehidupan dan segala macam penghidupannya"

lagilagi81.wordpress.com/

KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Counting Down

The journey of my life...

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com